Memberi Serasa Menerima

Saya konsisten dengan ngurus bukan nguras. Dulu, guru masih merasa bertanggung jawab terhadap murid walaupun telah lulus dari sekolah. Ini contoh guru yang ngurus. Sekarang kan tidak begitu. Sekarang ini murid baru diberi ilmu, baru taklim bukan tarbiyah, baru pengajaran bukan pendidikan.

Anak dan Epidemi Naruto

Film kartun Naruto sebenarnya bukan satu-satunya tayangan anak yang patut disikapi dengan kritis. Ada sejumlah sinetron anak, misalnya Si Entong (TPI) dan Eneng dan Kaos Kaki Ajaib (RCTI), yang mengusung cerita keajaiban dan, karena itu, membonsai logika berpikir anak. Dengan serbuan cerita keajaiban, anak terdidik untuk mengangsur solusi permasalahan secara instan, tanpa perlu serius terhadap sebuah proses.

Kekerasan dan Potret Buram Pendidikan

Untuk mengantisipasi sejak dini maraknya aksi kekerasan, maka langkah pertama adalah membersihkan budaya bullying di lingkungan pendidikan, baik yang dilakukan oleh pelaku internal maupun eksternal sekolah. Peranan guru dan para orangtua sangat diperlukan.

Kurikulum Anti-Rokok di Sekolah

Rokok memang bak buah simalakama. Dari segi ekonomi, rokok memang memberikan kontribusi yang signifikan bagi pemasukan negara. Tiap tahunnya, pemerintah mendapat masukan dari pos penerimaan cukai rokok dan minuman keras tak kurang dari sebesar Rp 27 triliun.

Hegemoni Televisi Vs Gerakan Literasi

Betapapun, esensi televisi adalah pengetahuan. Karena itu, segala sesuatu yang berkaitan dengan televisi dapat dijadikan sebagai pengetahuan (baca: objek pendidikan), sehingga televisi mesti dikomunikasikan oleh subjek pendidikan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.