Turu-longan itu, secara hakiki, tidak lain adalah mengurangi ketidak-sadaran serta menambah kesadaran, yakni memperbanyak sadar kepada Allah SWT. Tidur yang dimaksud disitu adalah ora-eling atau ketidaksadaran diri akan Allah. Itulah yang harus dikurangi. Sehingga kita harus memperbanyak eling kepada Gusti, yakni dengan zikrullah.






