Sadar akan hal itu, dengan sokongan moral penuh dari Kiai Hasan serta berbekal restu Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, Kiai Arief mulai merintis pesantren. Pada 1 April 1939 pesantren yang diberi nama Roudlotun Nasyi’in resmi berdiri. Terminologi ini diambil dari bahasa Arab. Secara harfiah roudloh berarti taman, dan nasyi’in berarti kaum muda yang tengah berkembang.
6 April 2010
Categories: Tokoh . Tags: beratkulon, hafalan, jombang, kali brantas, kemlagi, kh. arief hasan, kh. hasyim asy’ari, kiai nu, mojokerto, pejuang, pesantren, pesantren sedayu, pondok, roudlotun nasyi’in, saiful amin ghofur, santri, tebuireng . Author: Saiful Amin Ghofur . Comments: Leave a Comment